Senin, 11 Mei 2009
ALAMAT BADAN DAN INSTANSI PENELITIAN
Jl. Ir. H. Juanda No. 98 Bogor 16123
Telp. 0251-323012 Fax. 0251-311256
CSAR@bogor.wasantara.net.id
www.soil-climate.org
Balai Penelitian Tanah (Balitan)
Jl. Ir. H. Juanda No. 98 Bogor 16123
Telp. 0251-323012 Fax. 0251-311256
CSAR@bogor.wasantara.net.id www.soil-climate.org
Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitagro)
Jl. Tentara No. 1 Cimanggu Bogor 16111
Telp. 0251-312760
Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra)
Jl. Kebun Karet, Loktabat PO BOX 31Banjarbaru 70712 Kal-Sel
Telp. 0511-772534 Fax. 0511-773034
balittra@banjarmasin.wasantara.net.id, balitra@telkom.net
Loka Penelitian Pencemaran Lingkungan Pertanian (Loka Pelita)
Jl. Raya Jakenan Jaken Km. 5 PO BOX 5 Pati 59182 Ja-Teng
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura
Jl. Ragunan 19 Pasar Minggu Kotak Pos 122 Jak-Sel 12520
Telp. 021-7805768 Fax. 021-7805135
pushor@rad.net.id, lit-hor@jakarta.wasantara.net.id
Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi)
Jl. Raya Ciherang Segunung Pacet, Cianjur Ja-Bar 43253 PO BOX 8 SDL
Telp. 0263-512607,516684 Fax. 0263-512607
segunung@cianjur.wasantara.net.id
Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu)
Jl. Raya Sumani No. 10 Kotak Pos 5 Solok
Tep. 0755-20624
Rif@padang.wasantara.net.id
Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa)
Jl. Tangkuban Perahu 517 Lembang Jabar
Telp. 022-286245 Fax. 022-186025
RIV@bandung.wasantara.net.id, dirriv@indo.net.id
Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian (BPPTP) Tlekung
Malang
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Malang
Jl. Raya Karang Ploso KM 4 Kotak Pos 188 Malang 65101
Telp. 0341-494052 Fax. 0341-4712550
Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP)
Jl. Raya Cipaku P.O. Box 364 Bogor
Telp. 0251-380808
Balai Penelitian Padi (Balitpa)Sukamandi
Subang
Instalasi Penelitian Padi Muara
Bogor
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (balittro)
Jl. Tentara Pelajar 3A Bogor 16111
Telp. 0251-321879 Fax. 0251-327010
balittro@bogor.net.id
Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)
Jl. Pahlawan 25 Pasuruan Jatim 67126
Telp. (0343) 421086 Fax. (0343) 421178
isri@pasuruan.wasantara.net.id
Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian
Jl. Jend. Achmad Yani 70 Bogor 16161
Telp. 0251-333964,338717,325177 Fax. 0251-314496
caser@indosat.net.id
Balai Penelitian Tembakau dan Tanam Serat (balitas)
Jl. Raya Karang Ploso, Kotak Pos 199 Malang 65152
Telp. 0341-491447 Fax. 0341-485121
balitas@mlg.mega.net.id
Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA)
Jl. Ir. H. Juanda No. 20 Bogor 16122
Telp. 0251-321746, 324394 Fax. 0251-326561
pustaka@bogor.net http://pustaka.bogor.net
Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan
Jl. Raya Pajajaran Kav. E-59 Bogor 16151
Telp. 0251-322185, 322138 Fax. 0251-328383, 380588
crian-1@indo.net.id, criansci@indo.net.id
Balai Penelitian Veteriner
Jl. R.E. Martadinata 30 Bogor 16114
Telp. 0251-334456, 331048 Fax. 0251-336425
balitvet@indo.net.id
Plant Resources of South East Asia (Prosea)
Herbarium Bogoriense, Research Center for LIPI
Jl. Ir. H. Juanda 22 PO. Box 332 Bogor 16122
Telp. (0251) 322859, 337762 Fax. (0251) 370934
info@proseanet.org www.proseanet.org
Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia
Jl. Salak No. 1 Bogor 16151
Telp. : (0251) 333382, 333088-89
Fax. : (0251) 315985
Email : ipardboo@indo.net.id
Website: www.ipard.com
Pusat Penelitian Karet
Kotak Pos 1415, Medan 20001
Telp. : (061) 7980045
Fax : (061) 7980046
Email : rubbersp@indosat.net.id
Balai Penelitian Sembawa
Jl. Raya Palmebang-Sekayu Km. 29
Kotak Pos 1127 Palembang 30001
Telp. : (0711) 361793, 367967
Fax. : (0711) 312182
Balai Penelitian Getas
Jl. Pattimura Km. 6
PO Box 804 Salatiga 50702
Telp. : (0298) 322504
Fax. : (0298) 323075
Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor
Jl. Salak No. 1 Bogor 16151
Telp. : (0251) 319817, 357937
Fax. : (0251) 324047
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
Jl. Jend. PB. Sudirman No. 90 Jember 68118
Telp. : (0331) 757132, 757130, 757065, 757136
Fax.: (0331) 757131
Unit Penelitian Bioteknologi Perkebunan
Jl. Taman Kencana No. 1 Bogor 16151
Telp. : (0251) 324048, 327449
Fax. : (0251) 328516
Pusat Penelitian Kelapa Sawit
P.O. BOX 1103 Medan 20001
Jl. Brigjen Katamso 51 Medan 20158
Telp. : (061) 7862477, 7862466
Fax. : (061) 7862488
Email : iopri@idola.net.id
Website : www.iopri.co.id
Balai Penelitian Medan
PO BOX 1103 Medan 20001
Jl. Brigjen Katamso 51, Kp. Baru Medan 20158
Telp. : (061) 7862477, 7864850
Fax. : (061) 7862488
Balai Penelitian Marihat
Kotak Pos 37
Pematang Siantar 21000 Sumatera Utara
Pusat Penelitian Teh dan Kina
Kantor Pusat :
Gambung Kotak Pos 1013
Bandung 40010
Telp. : (022) 5928185, 5928782
Fax. : (022) 5928186
Kantor Perwakilan :
Jl. Ir. H. Juanda No. 107 Bandung
Telp. : (022) 2530592
Fax. : (022) 2530592
Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)
Jl. Pahlawan 25 Pasuruan 67126
Telp. (0343) 421086
Fax. : (0343) 421178
Email : isri@telkom.net
Website : www.geocities.com/p3gi/isri
Minggu, 19 April 2009
Sabtu, 11 April 2009
ta`aruf
Assalamu alaikum wr.wb.
Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua.
Ta’aruf sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan. Ta’aruf sangat berbeda dengan pacaran. Ta`aruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat.
Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina dan maksiat. Sedang ta’aruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.
Dalam pacaran, mengenal dan mengetahui hal-hal tertentu calon pasangan dilakukan dengan cara yang sama sekali tidak memenuhi kriteria sebuah pengenalan. Ibarat seorang yang ingin membeli mobil second tapi tidak melakukan pemeriksaan, dia cuma memegang atau mengelus mobil itu tanpa pernah tahu kondisi mesinnya. Bahkan dia tidak menyalakan mesin atau membuka kap mesinnya. Bagaimana mungkin dia bisa tahu kelemahan dan kelebihan mobil itu.
Sedangkan taaruf adalah seperti seorang montir mobil ahli yang memeriksa mesin, sistem kemudi, sistem rem, sistem lampu dan elektrik, roda dan sebagainya. Bila ternyata cocok, maka barulah dia melakukan tawar menawar.
Ketika melakukan ta’aruf, seseorang baik pihak laki atau wanita berhak untuk bertanya yang mendetail, seperti tentang penyakit, kebiasaan buruk dan baik, sifat dan lainnya. Kedua belah pihak harus jujur dalam menyampaikannya. Karena bila tidak jujur, bisa berakibat fatal nantinya.
Namun secara teknis, untuk melakukan pengecekan, calon pembeli tidak pernah boleh untuk membawa pergi mobil itu sendiri. Silahkan periksa dengan baik dan kalau tertarik, mari bicara harga.
Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak laki dan wanita dipersilahkan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi ta`aruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.
"Jadi ta`aruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan
yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang
berdua."
Taaruf adalah media syar`i yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan terhadap calon pasangan. Sisi yang dijadikan pengenalan tidak hanya terkait dengan data global, melainkan juga termasuk hal-hal kecil yang menurut masing-masing pihak cukup penting.
Misalnya masalah kecantikan calon istri, dibolehkan untuk melihat langsung wajahnya dengan cara yang seksama, bukan cuma sekedar curi-curi pandang atau ngintip fotonya. Justru Islam telah memerintahkan seorang calon suami untuk mendatangi calon istrinya secara langsung face to face, bukan melalui media foto, lukisan atau video.
Karena pada hakikatnya wajah seorang wanita itu bukan aurat, jadi tidak ada salahnya untuk dilihat. Dan khusus dalam kasus ta`aruf, yang namanya melihat wajah itu bukan cuma melirik-melirik sekilas, tapi kalau perlu dipelototi dengan seksama. Periksalah apakah ada jerawat numpang tumbuh disana. Begitu juga dia boleh meminta diperlihatkan kedua tapak tangan calon istrinya. Juga bukan melihat sekilas, tapi melihat dengan seksama. Karena tapak tangan wanita pun bukan termasuk aurat.
Lalu bagaimana dengan keharusan ghadhdhul bashar ? Bab ghadhdhul bashar tempatnya bukan saat ta`aruf, karena pada saat ta`aruf, secara khusus Rasulullah SAW memang memerintahkan untuk melihat dengan seksama dan teliti.
Selain urusan melihat pisik, taaruf juga harus menghasilkan data yang berkaitan dengan sikap, perilaku, pengalaman, cara kehidupan dan lain-lainnya. Hanya semua itu harus dilakukan dengan cara yang benar dan dalam koridor syari`ah Islam. Minimal harus ditemani orang lain baik dari keluarga calon istri atau dari calon suami. Sehingga tidak dibenarkan untuk pergi jalan-jalan berdua, nonton, boncengan, kencan, ngedate dan seterusnya dengan menggunakan alasan ta`aruf. Janganlah ta`aruf menjadi pacaran. Sehingga tidak terjadi khalwat dan ikhtilath antara pasangan yang belum jadi suami istri ini.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
(Dinukil dari syariahonline.com, Buat semua temanku yang ingin berproses… selamat menempuh proses yang ’sehat’, semoga Allah meridhoi, Amien ^ _^)
Ya Robbana, Pemilik seluruh nikmat , Penawar segala duka,...
Kiranya Engkau berkenan menjaga semua kelakuan kami...,
kesucian lidah dan pikiran kami...
Sehingga selalu berada di jalan lurusMu....
ketika hati bersyukur dan ikhlas....Kehidupan kan terasa mudah tuk dijalani & setiap anggota tubuh bertasbih dan mengatakan "Inna Sholaatii Wanusuki..Wamahyaaya Wamamaatii lillaahirobbil'Alamiin...
"Dialah yang menurunkan ketentraman di hati orang2 yang beriman supaya bertambah keimanannya disamping keimanan yang telah ada..."
(Q.S.48:4)
"Tidaklah aku melemparkan pandanganku, berucap dengan lisanku, menyentuh dengan tanganku, hingga aku meneliti. Jika hal itu berupa ketaatan maka aku segera menggerakkannya, namun jika itu berupa maksiat kepada Allah, maka aku segera menundanya." (Hasan Al-Bashri)
********
SAHABAT
Ya Allah ! Sahabatku buah hatiku
Mesra kami penawar duka
Rindu kami penambah cinta
rajuk kami menambah ceria
Ya Allah ! silaturahmi kami ukuwah islami
permusuhan kami naudzubillahi
Berpisah hanya karena mati
CINTA
“Cinta ibarat burung merpati
jika kamu mengejarnya dia akan menjauh terbang
biarkanlah dia terbang kemana dia suka
hingga dia lelah dan mengepakan sayapnya di dekatmu
mencari keteduhan dari panas, hujan, badai duniawi
tanpa kamu sadari
mungkin merpati yang kamu kejar
bukan merpati yang diperuntukkan allah buatmu”
wanita Sholehah
“sesunguhnya dunia itu hanya keindahan semata
dan sebaik keindahanya adalah wanita Sholehah”
Istri yang baik
“Sebaik baik istri adalah ketika kamu memandanya membuat hatimu senang
jika kamu perintah dia akan menaatimu
dan jika ditinggalkan akan menjaga harta dan dirinya”
other link
Visit it!!!
http://www.ujanghada.blogspot.com
you can participate to make intresting discussion with me, whatever...

